Indonesia oh Indonesia, Negara dengan beribu-ribu kepulauan, berjuta-juta kebudayaan dan berbagai macam suku bangsa. Siapa yang tidak mengenal Indonesia. Pesonanya yang memuaku sungguh membuat orang ingin singgah kembali ke Negara kepualauan ini. Betapa bangganya saya hidup dan menjadi Warga Negara asli Indonesia.
Setiap sudut kota mempunyai kebudayaan yang unik dan membanggakan untuk dilestarikan. Kearifan lokal yang masih kental, rasa gotong royong yang masih mudah ditemui di setiap daerah membuat Negara ini memberikan kesan tersendiri bagi penghuninya. Namun siapa sangka, di era modern ini banyak sekali generasi penerus bangsa yang mulai goyah dan bergeser ke kebudayaan lain. Mereka lebih mencintai dan merasa lebih bangga jika menguasai kebudayaan lain. Bukan hal yang salah jika kita mempelajari kebudayaan dari Negara lain, karena yang namanya belajar itu tidak ada yang sia-sia. Akan tetapi, kita juga tetap harus melestarikan budaya kita. Agar kelak anak cucu kita masih bisa merasakan bahwa Indonesia memiliki kebudayaan yang tidak kalah kerennya dari Negara lain.
Banyak anak muda sekarang yang merasa gengsi atau bahkan malu untuk mempelajari kebudayaan Negeri ini. Sebenarnya kalau mau mencoba, belajar tari tradisional pun tidak kalah asyik dengan belajar tari modern. Membuat batik pun tidak kalah menarik untuk dipelajari. Bahkan jika dicermati, permainan tradisional yang ada di Indonesia mengandung nilai-nilai sosial yang tinggi, yaitu mengajarkan kepada anak-anak tentang rasa kebersamaan, rasa kekeluargaan dan gotong royong. Dengan bermain permainan tradisional ini, generasi penerus bangsa mulai menanamkan nilai-nilai ini dalam kehidupannya dan hal ini lah yang akan membantu anak-anak menjadi pribadi yang hebat di masa mendatang. Namun sayangnya, kini mulai jarang anak-anak yang mau memainkannya. Bahkan produsennya pun sudah mulai sulit ditemukan. Hanya segelintir orang yang masih bangga dan masih mau melestarikannya yang memproduksi permainan ini.
Indonesia terkenal dengan kebudayaannya, maka kita sebagai penghuninya sudah selayaknya melestarikan warisan nenek moyang kita. Tidak ada ruginya kan belajar budaya di Indonesia. Banyak warga Indonesia yang go International karena mahir membawakan tari tradisional. Dan ternyata banyak pula bule-bule yang senang dengan kebudayaan Indonesia. Kalau mereka yang bukan warga Indonesia saja mencintai budaya kita, kenapa kita sebagai pemiliknya malah malu untuk melestarikannya. Selagi masih ada waktu, kenapa tidak kita mulai melirik budaya asli Indonesia?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar