Sabtu, 29 Oktober 2016

Aku Akan Menunggu

 Aku lelah. Bagaimana denganmu? Apa kamu juga tidak lelah menjalin hubungan yang seperti ini? Tidakkah kamu ingin seperti pasangan-pasangan lainnya. Jalan-jalan, makan bersama, bercanda bersama, menceritakan apa saja yang sudah kamu lakukan. Sejujurnya aku merindukan itu. Aku ingin mengungkapkannya padamu, tapi lidahku kelu tiap berhadapan denganmu, dengan sikap dinginmu lebih tepatnya. Aku menghabiskan sebagian besar waktuku untuk mencari kesibukan. Berusaha sejenak melupakanmu. Namun ketika malam telah datang, ketika lampu kamarku telah padam, imajinasiku kembali melayang. Membayangkan setiap detik yang ku habiskan bersamamu, seakan aku melihatmu, menyentuhmu dan bersamamu. Lalu aku tersadar, itu hanyalah angan. Tak apa, aku selalu menikmati setiap detiknya, meskipun hanya dalam anganku. Aku merindukanmu. Aku menginginkanmu. Itu yang ingin aku katakan. Tapi sudahlah, aku tau kamu pasti punya alasan tersendiri atas sikapmu ini. Alasan apapun itu, aku harap itu adalah hal yang baik untuk masa depanmu. Aku akan menunggu.